Selawat Tafrijiyyah


Ayat 21-24 surah Al-Hasyr :
Maksudnya: Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quraan ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.










Solusi isu 42



~ Bukankah dengan mengingati ALLAH hati akan jadi tenang~ Duhai hati berbisiklah dengan ketenangan, cambahkan rasa takut dan harap pada Allah semata.... jauhkan pergantungan daripada makhlukNYA~


~Punyai satu hati yang bisa menilai adalah lebih baik daripada punyai seribu teman ~ Lintasan hati ini.



Hanya orang yang tenang dapat memberikan ketenangan~ Make me strong ya ALLAH.
~Pahala bagi orang-orang yang bersabar menurut Ali r.a. berkata bahawa Rasulullah S.A.W. telah bersabda:
"Sabar itu ada tiga:
1. Sabar terhadap musibah, yakni sabar dan tidak merasa marah terhadap musibah yang menimpanya sebaliknya dia menerima dengan baik musibah itu. Maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya yakni mentakdirnya atau menyuruh menulis di Luh Mahfuz 300 darjat, yakni darjat yang tertinggi di Syurga dan setiap satu darjat antara satu darjat itu seperti langit dan bumi.
2. Barang siapa yang bersabar dalam taat yakni mengerjakan taat dan menanggung kesukaran taat itu maka Allah S.W.T. akan mencatatkan baginya 600 darjat yang mana satu darjat itu seperti permukaan bumi yang atas hingga ke penghabisan bumi yang terakhir.
3. Barang siapa bersabar dari maksiat, yakni meninggalkan kerja-kerja maksiat maka Allah S.W.T. akan mencatatkan baginya 900 darjat yang mana setiap satu darjat antara satu darjat itu seperti permukaan bumi hingga ke Arasy. Dan dia adalah makhluk darjatnya dua kali ganda. Sabar menjauhi segala yang diharamkan itu martabatnya paling tinggi yang paling tinggi."
Dalam al-Quran yang suci Allah telah berfirman yang bermaksud:
Katakanlah:"Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesunnguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Surah Az-Zumar ayat 53)
Kita sebagai hamba-Nya tidak dapat lari daripada melakukan kesilapan dan kekhilafan, jadi bertaubatlah kepada Allah Yang Maha Mendengar taubat. Semoga sinar hidayah menerangi kehidupan kita dan menjadi hala tuju kita untuk ke Syurga Allah yang kita idam-idamkan, Insya-Allah.

Ya Allah,
Ku menadah kedua belah tanganku untuk memohon kepada-Mu, Ya Rabb!
Aku mohon Ya Allah supaya engkau memelihara hati-hati kami dan seluruh jasad kami daripada melakukan maksiat kepada-Mu Ya Allah,
Kami adalah hamba-Mu yang kerdil lagi hina ya Allah,
Kami bertaubat kepada-Mu dengan apa yang telah kami lakukan kepada-Mu selama ini Ya Allah,
Dosa-dosa yang menggunung tinggi Ya Allah,
Engkaulah Yang Maha Pengampun,
Ampunilah dosa-dosa kami,
Kami mohon Ya Allah supaya Engkau pelihara kami daripada hasutan Syaitan yang direjam,
Terimalah taubat kami ini Ya Allah.
Semoga kita sentiasa dipelihara dan dilindungi Allah, Insya-Allah.


BERSabaRlah...kerana Sabar itu Indah_ Fa Sobrun Jamil----------- Minta Pertolongan dengan Sabar dan SolaT...~ Never Know the future~



BERSEDIA UNTUK MELEPASKAN
KERANA ANTARA DUA,
PILIHANNYA HANYALAH SATU

~Ku pohon PENCERAHAN DARIMU ya ALLAH~

 ~Bingkisan Perjalanan Hamba~


Ya ALLAH….
Kaki ini melangkah lagi..menelusuri denai-denai kehidupan
Jauh sekali kaki berjalan hingga terlupa segalanya dariMU
Hingga suatu saat..daku menemukan manusia-manusia
Yang  memegang erat segala perintahMU
Ibarat menggigit dengan gigi geraham mereka

Lantas…diri ini sungguh malu
Berdiri gagah di persada dunia
Tanpa mahu tunduk padaMU
Lalu…masa yang berbaki ini..
Ku pohon padaMu ya ALLAH
Izinkan daku menunaikan segala perintahMu
Dengan segala petunjukMU

Menghinakan diri hanya untuk MU
Berbakti dan berbudi hanya keranaMU
Mencintai dan menyayangi hanya ENGKAU yang menjadi asbabnya

Ya ALLAH..di kelelahan ini,
Daku pohon…berikanlah kepadaku..
Sekeping hati..
Yang bisa mengharung badai dan pesona dunia
Kerna  terlalu lelah hidup di sini
Andai segalanya tanpa redhaMU…
Izinkan daku…
Memberi tanpa minta di balas
Menghargai tanpa minta di hargai
Menunaikan segala tanggungjawabku tanpa culas  dan acuh
Kerna begitu derasnya naluriku
Terkadang melangkaui akal waras..

Dan….
Untuk kesekian kalinya..
Daku pasrah akan percaturanMU
Andai  yang terbaik itu ENGKAU tunjukkan padaku..
Pasrahlah daku untuk menggapai redhaMU


Pada dirimu…
Ku pohon kemaafan…andai kehadiranku telah merosak iman dan amalmu…
Ku pohon kemaafan andai  bicaraku terngiang dalam solatmu
Ku pohon kemaafan andai mendahului  seorang ibu yang perlu engkau dahului
Kerana aku tidak punya apa-apa hak ke atasmu
Apatah lagi menjadi manusia yang merosak cinta pada TUHANnya…

Semoga ALLAH tidak putus-putus member i petunjuk pada kita…kerana jalan ini sentiasa berliku….

~Berdoa di hadapan Baitullah~ SUBHANALLAH, indahnya peluang itu, kapankah?


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh……

Menjengah ke ruang maya setelah lama menjadi kaku dan beku. Mencurahkan sesuatu setelah lama  memendam rasa. Mahu jadi seseorang setelah berfikir untuk jadi seseorang untuk sekian lama.  Segalanya bagai sekelip mata. Orang kata ibarat silap mata. But no one is coincidence kerana semuanya adalah kehendak Allah.  Kekadang terasa bagai baru terjaga daripada tidur, dan sememangnya kita terjaga setiap pagi untuk suatu perkara yang baru.

Menjadi seorang guru rupanya tidak semudah yang dijangkakan. Tidak seperti berada dalam lab phatology sewaktu praktikal dahulu. Kalau dulu bermain dengan sesuatu yang tidak dapat bercakap tapi sekarang semuanya boleh berkata-kata. Setiap mereka memberi pengertian yang sangat berbeza. Setiap kali ku ingatkan kesalahan mereka setiap kali itulah ku pandang wajah dan mata mereka. Alangkah kerdilnya diriku, berada di keliling manusia yang suci fitrahnya.

Subhanallah. Perjalanan ini masih panjang. Perjalanan ini masih lagi jauh terbentang. Terasa sangat-sangat lemah. Dengan segala ujian yang terbentang di ruang mata. Saat-saat ini….mahu saja pergi bercuti. Mengambil angin dan nafas ketenangan. Mencari sesuatu yang hilang. Sememangnya, jauh di sudut hati…betapa banyak yang perlu diperkuatkan. Terutamanya sekeping hati. Sekeping hati yang perlukan bimbingan Ilahi dalam mengharung setiap detik yang dilalui.

Kali ini…sememangnya kebuntuanlah yang beraja di setiap penjuru jiwa. Bagaimana harus di luah, makin di luah makin resah. Makin dipendam makin sesak.

~MARILAH KEMBALI PADA ALLAH~








Apabila sayangkan seseorang….

Engkau bisa memberi ruang padanya…

Engkau ingin melihatnya….bahagia…

Engkau ingin memberi yang terbaik untuknya

Engkau bisa melihat kesedihan di matanya

Engkau bisa meredakan resah dihatinya…

Namun….

Jangan bersedih andai yang disayangi…

Tidak bisa membahagiakan…

Tidak bisa menghilangkan kesedihan…

Tidak bisa memberi sesuatu yang dirimu hendaki…

Kerana…

Di sebalik kelemahannya itu….

Dia sebenarnya berfikir tentang dirimu…

Tentang kebahagiaanmu..

Tentang hidupmu..dan akhiratmu…

Sentiasalah berbaik sangka dengan orang yang mengasihimu..

Dia menjauhimu kerana inginkan yang terbaik untukmu..

SUBHANALLAH…izinkan segalanya berlaku dalam keredhaanMU.


JANGAN BUANG MASA


UMMAT ISLAM PASTI BOLEH...


SEDANGKAN MEREKA YANG TIDAK BERIMAN ALLAH BAGI PADA MEREKA


INIKAN PULA ORANG-ORANG YANG MENEGAKKAN

KALIMAH LA ILAHA 'ILLA ALLAH..

KEMBALI PADA ALLAH SENTIASA.



Bukan aku

Mungkin bukan aku

Yang bisa membalut luka itu

Mungkin bukan aku yang dapat

Menjadi sayap kirimu

Bukan jua aku

Yang bisa meredakan keluh kesahmu

Bukan aku

Yang dapat menempa nama

Di dalam atma hatimu

Kerana

Aku tahu pasti

Kita ini jauh bedanya

Ibarat terpisah dari orbit

Lalu….apa dayaku

Jika bukan aku

Aku tentunya berdoa

Jiwamu tenang

Dengan sepenuhnya

Kerna selayaknya

~Takdir itu akan menentukan bagaimana penyudahnya~