Berlari mengejar waktu yang meninggalkan….

Hidup penuh dengan liku perjuangan…

Segalanya indah kerana ALLAH..


~kadang-kadang apa yang terjadi jauh lebih baik dari apa yang kita harap dan fikirkan~



Kenangan di bandar Melaka 2011~A trip to be remembered~


Kalau seorang guru mengajar sambil duduk, Murid belajar sambil mengantuk.
Kalau seorang guru mengajar sambil berlakon, Murid belajar dengan tekun.
Kalau seorang guru mengajar tanpa alat, Murid belajar dengan ralat.
Kalau seorang guru mengajar banyak bercakap, ada murid yang bertambah gagap.
Kalau seorang guru menjadi pemudah cara, ramai murid pandai berbicara.
Kalau seorang guru mengajar tanpa menilai, tidak akan tahu murid yang bodoh atau pandai.
Kalau seorang guru berbudi bahasa, dikenang murid sepanjang masa.


Good teachers:
• have a sense of purpose;
• have expectations of success for all students;
• tolerate ambiguity;
• demonstrate a willingness to adapt and change to meet student needs;
• are comfortable with not knowing;
• reflect on their work;
• learn from a variety of models;
• enjoy their work and their students.

Alhamdulillah. pejam celik-pejam celik rupanya hampir habis sesi persekolahan tahun ini. Saje nak refresh balik...sejauh mana kemampuan untuk belajar dan mengajar. Kalau dulu kita belajar, selalu kutuk cikgu. Kata cikgu tak pandai mengajar, cikgu begitu dan begini tapi sekarang apabila kita yang mengajar barulah kita tahu yang segalanya tak seperti yang kita fikirkan.

Ramai juga kawan-kawan yang jadi guru, cikgu dan segala kerja berkaitan "teaching". Perkara pertama yang perlu dilihat di sini adalah peranan guru. Rupanya banyak sekali peranan guru. Sedang terfikir-fikir.......mampukah generasi yang dididik ini menjadi generasi yang dibanggakan. Tapi itu bukan urusan kita....hanya yang perlu kita lakukan adalah melakukan tugas kita sebaiknya.........



::::::::::Sedang belajar dan terus belajar.....semoga menjadi pengajar yang baik:::::::::::::::::


::::::::::::::dada terasa ingin pecah..terhimpit..terseksa..tertanya2...terkeliru


::::::::::::::adakah dia YA ALLAH?? Adakah memang benar dia??


::::::::::::::Bagaimana kalau bukan dia, setelah aku ingin menghulurkan tangan menyambutnya??


::::::::::::aku tahu dirimu yang sedang dihimpit perasaan..penasaran


:::::::::::dada terasa ingin pecah..terhimpit..terseksa..tertanya2...terkeliru


:::::::::::::::::::Adakah memang benar dia??

::::::::::::::::::::Bagaimana kalau bukan dia, setelah aku ingin menghulurkan tangan menyambutnya??


::::::::::::::::::::nanti bagaimana aku dipandanganMU??



:::::::::::::::::::: adakah aku kuat dalam menjaga perasaan ini??


::::::::::::::::::::::perasaan ini, adakah sudah benar Ya Allah??


:::::::::::::::::::::aku sungguh keliru



::::::::::::::::::::kalau lah aku bisa mengetahui rahasiaMu


::::::::::::::::::::: lalu bagaimana jalannya ya Allah



::::::::::::::::semuanya terasa seolah2 sungguh kabur dan kelam..


~~~~~~~~~~~~~~rahsia di hati biar hanya ALlah yang tahu~~~~~~~~~~~~~~~~~~



Sudah lama insyirah tidak bercerita. Dan khabarnya kini semakin sepi. Sesepi hatinya jua. Dia selalu saja menangis, dan tangisannya itu tak ada siapa yang pedulikannya. Insyirah pernah bertanya" Tidak adakah secebis rasa bahagia yang bertandang dalam ruang hidupnya?". kini, insyirah membuka ceritanya kembali. Cerita duka yang menghampakan. Alangkah peritnya apabila mendengar cerita Insyirah, seolah-olah dada begitu sesak. Insyirah ini tidak sama dengan Insyirah yang dulu. Insyirah yang dilihat kuat dan tabah. Insyirah yang jitu dan berprinsip. Insyirah ini penuh dengan semangat yang kendur, hati yang patah dan jua bagai telah jatuh ke jurang yang dalam. Sedikit demi sedikit nasihat diberikan pada Insyirah supaya bangkit kembali. Tinggalkan segala yang telah berlalu biar berkubur. Tanggalkan dari kotak memori malah jika perlu lupuskan di tempat pelupusan yang sepatutnya. Begitu sekali cerita Insyirah.

Pernah diucapkan pada Insyirah" Bot-bot penyelamat banyak di sekelilingmu, gapailah talinya" Jangan biarkan hanyut dirimu itu. Dan beberapa hari yang lalu, sudah dapat dilihat perkebunan harapan menyegar kembali. Insyirah telah berjumpa bot itu, tapi belum mampu menghulurkan talinya. Alangkah.......

Insyirah....andai di kau membacanya...bacalah secebis nasihat ini,

" Ya Allah, sesungguhnya kami pasrah kepada-MU dengan jodoh dan pertemuan, kehidupan dan juga kematian. Ya Allah, kurniakanlah padanya penyeri rumahtangga, yang payungnya melindungi daripada fitnah, umpat dan caci-cela. Yang kelambunya menyimpan rahsia, kehormatan diri dan keluarga.

Ya ALLAH, sedarkanlah padanya tanggungjawab isteri yang amat berat. Yang pada suaminya menentukan dia tenang di syurga atau terseksa di neraka. Temukanlah dia seorang yang bisa memimpinnya menuju Mu."

Insyirah.....jangan pernah mengalah. Sentiasa kuat dan bersemangat. Insyirah seorang yang kuat yang tak akan menangis untuk perkara yang kecil.


::::::::::::::::::::::::::::::::::Cerita Insyirah begitu meginsafkan::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sejuta cinta buat ibunda….

Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya
Selama Sembilan bulan seolah-olah Sembilan tahun
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu
Yang hampir saja menghilangkan nyawanya
Dia telah menyusui dari susunya
Dia hilangkan rasa kantuknya dengan menjagamu
Dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya
Dia utamakan dirimu atas bdirinya serta atas makanannya
Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu
Dia memberikanmu semua kebaikan
Apabila kamu sakit atau mengeluh
Nampak darinya kesusahan yang luar biasa
Dan panjang sekali kesedihannya
Dia keluarkan wang untuk membayar doktor yang mengubatimu
Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya
Maka dia kan meminta supaya kamu hidup.

Betapa banyak kebaikan ibu,
Sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik
Dia selalu mendoakanmu dengan taufiq,
Baik secara sembunyi mahupun terang-terangan
Tatkala ibumu memerlukanmu pada saat dia sudah tuan
Engkau jadikan dia barang yang tidak berharga di sisimu,
Engkau kenyanyg dalam keadaan dia lapar
Engkau puas dalam keadaan dia haus
Dan engkau mendahulukan berbuat baik
Kepada isteri dan anakmu daripada ibumu
Dan engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia buat
Dan rasanya berat atasmu memeliharanya
Padahal adalah urusan yang mudah
Dan engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang
Padahal umurnya pendek.
Engkau tinggalkan sedangkan dia tidak punya penolong selainmu.

(Imam az-Zahabi dalam al Kabair)~ petikan dari buku “ Sejuta cinta untuk ibunda.

………………………………………Tanyalah ibu, Ibu, adakah ibu meredhai saya?..................................
Saat terbangun dari lelap di sepertiga malam..
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat tahajud...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Rabb kita -Tabaraka wa Ta’ala- turun setiap malam ke langit dunia
ketika sudah tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman,
“Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya, siapa yang
meminta kepada-Ku maka Aku akan memberinya, dan siapa yang meminta
ampun kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya.” (HR. Al-Bukhari dan
Muslim)
Dari sejak dini hari aku sudah kalah olehnya...

Saat fajar menampakkan keindahannya...
Aku tidak lebih cepat dari dia Shalat subuh berjamaah..
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah
shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui
keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan
merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga
shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu
aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum
yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.”
(HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Ya Rabb jangan Engkau golongkan kami kedalam orang-orang munafik...

Ketika udara pagi yang cerah mengiringil kesibukan..
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat dhuha...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Pada pagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian di antara kalian
untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap
bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan
setiap bacaan takbir adalah sedekah. Begitu juga amar ma’ruf
(memerintahkan kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari
kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan
melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at.” (HR. Muslim)
Terdiam sejenak aku sudah mengulangi kealpaanku...

Saat hingar bingar kecerian jam istirahat kerja
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat dzuhur berjamaah..
Mendengar Adzan dan Iqomah..
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Doa di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak.” (HR. At-Tirmizi
dan Abu Daud)
betapa aku sudah melewatkan kesempatan emas ini...

Lelah menjelang pulang kerja di petang hari...
Melihat wajah-wajah musam penuh kepenatan...
Tapi Aku tidak lebih cepat dari dia membasuh keletihan dengan air
wudhu untuk shalat Ashar...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat pada dua waktu dingin (subuh dan
ashar), maka dia akan masuk surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Nikmat mana lagi yang engkau dustakan???...

Ketika matahari mulai tenggelam dan keletihan mulai mendera...
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat Magrib berjamaah...
Hati ini beralasan untuk beristirahat dari kepenatan....
Dan terkadang mengakhirkannya ketika matahari tenggelam di ufuk
Ya Allah beginikah sikap hambamu ini yang "katanya" ingin menegakkan islam...

Shalat isya sungguh berat kaki ini melangkah mengambil wudhu..
Sekali lagi Aku tidak lebih cepat dari dia shalat Isya berjamaah...
Sibuk bersenda gurau dengan kawan atau keluarga...
Terkadang berdalih ingin mengakhirkan shalat isya karena itu lebih utama...
Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
Suatu malam Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tersibukkan dari
mengerjakan shalat isya di awal waktu, maka beliau mengakhirkannya
hingga kami tertidur di masjid kemudian kami terbangun, lalu kami
tidur lagi kemudian terbangun. Lalu keluarlah Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam menemui kami, kemudian beliau bersabda: “Tidak ada seorang
pun dari penduduk bumi yang menanti shalat ini selain kalian.” Adalah
Ibnu Umar tidak memedulikan apakah ia mendahulukan atau
mengakhirkannya, apabila ia tidak khawatir tertidur pulas/nyenyak dari
mengerjakannya pada waktunya. Adalah Ibnu Umar tidur sebelum shalat
isya.” (HR. Al-Bukhari)
Namun bukannya mengakhirkan malah meninggalkan shalat isya na'udzubillah....

Rizki seperti apakah yang kita harapkan jika keseharian ini ???
Aku Tidak Lebih Cepat Dari Dia dalam Shalat
Aku Tidak Lebih Cepat Dari Dia dalam Doa

Dan kemenangan bagaimanakah, yang kita harapkan akan terwujud bagi
umat yang bila shalat subuh tiba, larut dalam tidur nyenyak, bila
shalat ashar tiba, sedang hanyut dalam permainan, dan bila shalat
‘Isya’ tiba, asyik menonton sinetron.”


Semoga ramadhan menjadikan kita lebih berdisiplin dan tidak
mensia-siakan kesempatan dan peluang keemasan terutamanya dalam
mencari dan menemui lailatul qadar dengan keadaan bersedia dan diberi
keampunan olehNYA.....

kemaafan dipohon.....:::::::::::semoga terus istiqamah:::::::.................