Sudah lama insyirah tidak bercerita. Dan khabarnya kini semakin sepi. Sesepi hatinya jua. Dia selalu saja menangis, dan tangisannya itu tak ada siapa yang pedulikannya. Insyirah pernah bertanya" Tidak adakah secebis rasa bahagia yang bertandang dalam ruang hidupnya?". kini, insyirah membuka ceritanya kembali. Cerita duka yang menghampakan. Alangkah peritnya apabila mendengar cerita Insyirah, seolah-olah dada begitu sesak. Insyirah ini tidak sama dengan Insyirah yang dulu. Insyirah yang dilihat kuat dan tabah. Insyirah yang jitu dan berprinsip. Insyirah ini penuh dengan semangat yang kendur, hati yang patah dan jua bagai telah jatuh ke jurang yang dalam. Sedikit demi sedikit nasihat diberikan pada Insyirah supaya bangkit kembali. Tinggalkan segala yang telah berlalu biar berkubur. Tanggalkan dari kotak memori malah jika perlu lupuskan di tempat pelupusan yang sepatutnya. Begitu sekali cerita Insyirah.

Pernah diucapkan pada Insyirah" Bot-bot penyelamat banyak di sekelilingmu, gapailah talinya" Jangan biarkan hanyut dirimu itu. Dan beberapa hari yang lalu, sudah dapat dilihat perkebunan harapan menyegar kembali. Insyirah telah berjumpa bot itu, tapi belum mampu menghulurkan talinya. Alangkah.......

Insyirah....andai di kau membacanya...bacalah secebis nasihat ini,

" Ya Allah, sesungguhnya kami pasrah kepada-MU dengan jodoh dan pertemuan, kehidupan dan juga kematian. Ya Allah, kurniakanlah padanya penyeri rumahtangga, yang payungnya melindungi daripada fitnah, umpat dan caci-cela. Yang kelambunya menyimpan rahsia, kehormatan diri dan keluarga.

Ya ALLAH, sedarkanlah padanya tanggungjawab isteri yang amat berat. Yang pada suaminya menentukan dia tenang di syurga atau terseksa di neraka. Temukanlah dia seorang yang bisa memimpinnya menuju Mu."

Insyirah.....jangan pernah mengalah. Sentiasa kuat dan bersemangat. Insyirah seorang yang kuat yang tak akan menangis untuk perkara yang kecil.


::::::::::::::::::::::::::::::::::Cerita Insyirah begitu meginsafkan::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Sejuta cinta buat ibunda….

Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya
Selama Sembilan bulan seolah-olah Sembilan tahun
Dia bersusah payah ketika melahirkanmu
Yang hampir saja menghilangkan nyawanya
Dia telah menyusui dari susunya
Dia hilangkan rasa kantuknya dengan menjagamu
Dia cuci kotoranmu dengan tangan kanannya
Dia utamakan dirimu atas bdirinya serta atas makanannya
Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu
Dia memberikanmu semua kebaikan
Apabila kamu sakit atau mengeluh
Nampak darinya kesusahan yang luar biasa
Dan panjang sekali kesedihannya
Dia keluarkan wang untuk membayar doktor yang mengubatimu
Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya
Maka dia kan meminta supaya kamu hidup.

Betapa banyak kebaikan ibu,
Sedangkan engkau balas dengan akhlak yang tidak baik
Dia selalu mendoakanmu dengan taufiq,
Baik secara sembunyi mahupun terang-terangan
Tatkala ibumu memerlukanmu pada saat dia sudah tuan
Engkau jadikan dia barang yang tidak berharga di sisimu,
Engkau kenyanyg dalam keadaan dia lapar
Engkau puas dalam keadaan dia haus
Dan engkau mendahulukan berbuat baik
Kepada isteri dan anakmu daripada ibumu
Dan engkau lupakan semua kebaikan yang pernah dia buat
Dan rasanya berat atasmu memeliharanya
Padahal adalah urusan yang mudah
Dan engkau kira ibumu ada di sisimu umurnya panjang
Padahal umurnya pendek.
Engkau tinggalkan sedangkan dia tidak punya penolong selainmu.

(Imam az-Zahabi dalam al Kabair)~ petikan dari buku “ Sejuta cinta untuk ibunda.

………………………………………Tanyalah ibu, Ibu, adakah ibu meredhai saya?..................................
Saat terbangun dari lelap di sepertiga malam..
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat tahajud...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Rabb kita -Tabaraka wa Ta’ala- turun setiap malam ke langit dunia
ketika sudah tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Dia berfirman,
“Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan mengabulkannya, siapa yang
meminta kepada-Ku maka Aku akan memberinya, dan siapa yang meminta
ampun kepada-Ku maka Aku akan mengampuninya.” (HR. Al-Bukhari dan
Muslim)
Dari sejak dini hari aku sudah kalah olehnya...

Saat fajar menampakkan keindahannya...
Aku tidak lebih cepat dari dia Shalat subuh berjamaah..
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah
shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui
keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan
merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga
shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu
aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum
yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.”
(HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Ya Rabb jangan Engkau golongkan kami kedalam orang-orang munafik...

Ketika udara pagi yang cerah mengiringil kesibukan..
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat dhuha...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Pada pagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian di antara kalian
untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap
bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan
setiap bacaan takbir adalah sedekah. Begitu juga amar ma’ruf
(memerintahkan kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari
kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan
melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at.” (HR. Muslim)
Terdiam sejenak aku sudah mengulangi kealpaanku...

Saat hingar bingar kecerian jam istirahat kerja
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat dzuhur berjamaah..
Mendengar Adzan dan Iqomah..
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Doa di antara azan dan iqamah tidak akan ditolak.” (HR. At-Tirmizi
dan Abu Daud)
betapa aku sudah melewatkan kesempatan emas ini...

Lelah menjelang pulang kerja di petang hari...
Melihat wajah-wajah musam penuh kepenatan...
Tapi Aku tidak lebih cepat dari dia membasuh keletihan dengan air
wudhu untuk shalat Ashar...
Padahal Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat pada dua waktu dingin (subuh dan
ashar), maka dia akan masuk surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Nikmat mana lagi yang engkau dustakan???...

Ketika matahari mulai tenggelam dan keletihan mulai mendera...
Aku tidak lebih cepat dari dia shalat Magrib berjamaah...
Hati ini beralasan untuk beristirahat dari kepenatan....
Dan terkadang mengakhirkannya ketika matahari tenggelam di ufuk
Ya Allah beginikah sikap hambamu ini yang "katanya" ingin menegakkan islam...

Shalat isya sungguh berat kaki ini melangkah mengambil wudhu..
Sekali lagi Aku tidak lebih cepat dari dia shalat Isya berjamaah...
Sibuk bersenda gurau dengan kawan atau keluarga...
Terkadang berdalih ingin mengakhirkan shalat isya karena itu lebih utama...
Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
Suatu malam Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tersibukkan dari
mengerjakan shalat isya di awal waktu, maka beliau mengakhirkannya
hingga kami tertidur di masjid kemudian kami terbangun, lalu kami
tidur lagi kemudian terbangun. Lalu keluarlah Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam menemui kami, kemudian beliau bersabda: “Tidak ada seorang
pun dari penduduk bumi yang menanti shalat ini selain kalian.” Adalah
Ibnu Umar tidak memedulikan apakah ia mendahulukan atau
mengakhirkannya, apabila ia tidak khawatir tertidur pulas/nyenyak dari
mengerjakannya pada waktunya. Adalah Ibnu Umar tidur sebelum shalat
isya.” (HR. Al-Bukhari)
Namun bukannya mengakhirkan malah meninggalkan shalat isya na'udzubillah....

Rizki seperti apakah yang kita harapkan jika keseharian ini ???
Aku Tidak Lebih Cepat Dari Dia dalam Shalat
Aku Tidak Lebih Cepat Dari Dia dalam Doa

Dan kemenangan bagaimanakah, yang kita harapkan akan terwujud bagi
umat yang bila shalat subuh tiba, larut dalam tidur nyenyak, bila
shalat ashar tiba, sedang hanyut dalam permainan, dan bila shalat
‘Isya’ tiba, asyik menonton sinetron.”


Semoga ramadhan menjadikan kita lebih berdisiplin dan tidak
mensia-siakan kesempatan dan peluang keemasan terutamanya dalam
mencari dan menemui lailatul qadar dengan keadaan bersedia dan diberi
keampunan olehNYA.....

kemaafan dipohon.....:::::::::::semoga terus istiqamah:::::::.................

Pengurusan Cinta Menurut Perspektif Islam
Oleh Ustaz Ismail Musytari

Ceramah ini didengar dan dihayati sehingga dinukilkan kembali. Semoga mendapat manfaat.
Isi-isi penting:

• Cinta adalah perkara yang suci.
• Seorang sahabat berkata” Aku besryukur kepada Allah, kerana anakku dianugerahkan fitrah yang betul” apabila mengetahui anaknya jatuh cinta.
• Alam percintaan di bangku sekolah, perlu diberi perhatian kerana alam pernikahan belum lagi nampak.
• Jatuh cinta dan jatuh suka. Perkara biasa.
• Surah Az-Zariyat-sesungguhnya manusia dijadikan berpasangan
• Surah- Al-A’raf- “Dialah Allah yang menciptakan kamu semua daripada hakikat yang satu…..
• Untuk bersenang hati dan hidup mesra- untuk berkongsi, menunaikan segala keinginan kemanusiaannya yang betul.
• Surah an-Nahl-72-
• Timbulnya naluri suka- ada tarikan magnet-
• Anak-anak disuruh sembahyang sejak 7 tahun- kehidupan social juga perlu diajar dan dibentuk.
• Kakak perlu keluar rumah dengan pakai tudung-unsur peringatan-mengambil tempoh 3 tahun.
• Pukul anak bila berusia 10 tahun tapi masih tak mahu sembahyang.
• Pergaulan lelaki dan perempuan, aurat dan sebagainya.
• Melontarkan 200 kali perkara yang sama- teori kelaziman oleh pakar motivasi.
• Tarbiyatul Aulad, Ihya’ Ulumiddin,
• Proses pengurusan batasan- yang perlu diberi kefahaman.
• Perlu dilazimkan dengan pendidikan yang betul.
• PENDIDIKAN AWAL PERLU DILAZIMKAN DENGAN PERKARA YANG BETUL.
• Kata-kata Syaidina Ali- Sesungguhnya yang aku kekhuatiri adalah 2 perkara iaitu panjang angan-angan dan mengikut hawa nafsu.
• Target-penting. Letakkan objektif untuk imarahkan dengan perancangan yang betul bukan khayalan. Berangan-angan tanpa melihat kemampuan. Islam suka kepada musyawarah supaya tidak membuang masa.
• Jangan memberi ruang kepada nafsu, nafsu akan menagih yang kedua, ketiga dan keempat dan sebagainya.
• Nafsu akan menghalang segala kebenaran.
• Cinta adalah realiti ataupun khayalan?-keasyikan-keterpikatan kepada wanita- Demi Allah, sebuah cinta teramat agung untuk dapat dilihat, ia ada didalam dada ia bersemayam bagaikan api bersemayam didalam batu. Jika dinodai akan membakar, jika cuba untuk ditinggalkan dia akan dibayangi. Orang yang sedang fana’ bercinta seperti orang sakit.
• Nafsu bagi diri seorang pemuda yang beriman seperti api berada didalam batu-Luqman al-Hakim.
• Awal mula tergeraknya berasal dari hati, lemah pandanganganya , gugup dalam berbicara sehingga orang yang mengalaminya seperti dalam kegilaan.
• Jatuh cinta pada wanita itu normal.
• Betapa hebatnya orang yang jatuh cinta.
• Ujian percintaan- perlu berkongsi dengan orang yang pakar dalam bercinta, tapi perlu berkongsi dengan orang yang amanah. Supaya tak teraib dan tidak terfitnah.
• Antara cinta dan seksual- adalah perkara yang berbeza. Cinta bukan atas dorongan seks pada keseluruhannya. Seks itu hanya serpihannya. Cinta ini satu naluri yang suci. Hendaklah didasarkan kepada agama.
• Bila asas yang tidak betul maka ibarat bangunan yang rapuh yang mudah runtuh.
• Umar ibnu adul aziz memberi kata dua kepada isterinya. Jika inginkan keduniaan maka boleh meninggalkannya, dan jika mahu disisinya maka boleh kekal disisinya. Isterinya kata tidak pernah mandi junub semenjak khalifah Umar menjadi Khalifah. Cinta mengatasi keinginan seks.
• Tidak mengungkit keaiban.
• Terus bersatu sepanjang hayat. Niat kerana sunnah Rasulullah dan tunaikan tuntutan agama.
• Pndangan para ulama’ tentang cinta berdasarkan hadis- Man asyaqo wa qotama, mampu jaganya dan menyembunyikannya, dan bersabar. Sekiranya mereka meninggal maka Allah akan memasukkannya dalam syurga. Sentiasa berdoa kepada Allah, hingga kehidupanku terganggu, timbul detik tersebut,
• Wanita dari perspektif kesihatan- bagaikan titisan air embun subuh –
• Tak menganggu emosi wanita itu,
• Tak semestinya cari sms, Tanya dia,- terbaik tanya orang lain, walinya.
• Barangsiapa jatuh cinta dan mampu menjaganya- kita akan merosakkan amalan kaum hawa….
• Dari aspek agama- inilah perempuan yang baik.
• Bila dengar nama dia tak berbunyi dalam hati/tidak timbul keinginan dalam hati…
• Dalam Islam perlu merisik, jangan direct pada wanita- syaitan akan ganggu emosi wanita itu,
• Yang terbaik adalah menyembunyikan dahulu, Ya Allah-jika ini fitnah kepada saya maka jauhkanlah-istikharah, berdoa, solat hajat,
• Cinta itu adalah ujian yang hebat. Pujuk diri bersabar.
• Imam Ibnu hazam-berdasrakan kata-kata Umar Ibnu Khattab- Itu adalah termasuk dalam sesuatu perkara yang tidak dapat dimiliki,
• Imam Ibnu Jauzi- kecintaan, kasih sayang, cinta yang menguasai akal itulah cinta yang tercela.
• Jangan bercinta mengikut nafsu.
• Barat cuba melorekkan seperti drama-drama dalam tv….
• Pastikan dia berpunya ataupun tidak..Kalau dia tak terima kita beristigfar… kita jangan dukacita, mungkin dia tak sedia lagi dan sebagainya.
• Tidak akan terbuka orang yang bertanya- orang yang merisik.
• Islam telah memberi garisan yang betul.
• Couple itu maksiat-jangan sekali berdua-duaan dengan wanita ditempat sepi.
• Bila terjebak dalam maksiat, dan kekal dalam maksiat maka rosaklah ibadah kita, ilmu kita dan amalan2 lain.
• Ujian Allah dalam percintaan ini ada yang berat dan ada yang ringan.
• Prioriti dan keutamaan dalam meletakkan kecintaan. Cinta kepada Allah, Rasulnya dan berjihad dijalan Allah, barulah bapa, ibu, anak-anak dan isteri…
• Cinta kepad Allah bererti tinggalkan maksiat… Bahwa pengurusan cinta itu mesti tidak melepasi batasan agama.
• Surah an-Nur-Perempuan2 yang jahat adalah untuk laki2 yang jahat, perempuan2 yang baik adalah untuk laki2 yang baik,
• Permaisuri yang tidak membawa nista, dosa yang tidak mengundahkan anda..
• Allah maha adil- jika kamu menjaga hak agama, tidak berpoya2 dengan wanita, tidak merosakkan kehidupan wanita, -maka kamu mendapatkan permaisuri yang terbaik.
• Menghuraikan kemelut yang di rasai…

SOAL-JAWAB

• Pertemuan di rumah untuk pastikan…untuk ambil jadi isteri, pandang sekali untuk pastikan dia bakal calon isteri kita, bertunang jangan lama-lama.
• Buatlah hubungan dengan keluarga, jangan terus direct pada wanita tersebut.
• Islam tidak mahu menimbulkan syak wasangka .
• Cinta sebagai tapak untuk melahirkan mujahid-mujahid dan pejuang Islam.
• Faktor masyarakat, faktor keluarga dan faktor adat sendiri-realiti masyarakat di Malaysia-
• Barat telah mensekularkan kefahaman dan pemikiran masyarakat kita.
• Kadar penceraian semakin bertambah-kerana ambil cara Barat dalam kehidupan kita.
• Kita yang akan bina keluarga-wujud ketenteraman, rasa bahagia, rasa sejuk, damai, seronok,
• Cinta yang semakin mekar dan dipupuk.
• Az-Zuhri- Cinta Nabi kepada Syaiditina Aisyah radiallahu anha.
• Isteri jadi pendamping, penyelesai masalah…. Rasa bagaikan ikan berada dalam air.
• Kebahagiaan itu bagaikan bunga yang apabila manisannya dihisap maka bunga akan layu.
• Kita akan cuba elakkan daripada perasaan jatuh cinta- tidak boleh luahkan secara direct, bagaimana nak uruskan dengan cara yang betul.
• Hassan Al-Banna- Cinta yang halal itu halal dan cinta yang haram itu haram.
• Sesungguhnya orang yang mencintai sesuatu itu maka kita akan mengikut sahaja terhadap sesuatu yang dicintai itu.
• Tidak akan terhimpun dalam hati insan yang cintakan Allah cinta yang kedua selain cinta kepada Allah.
• Bagaimana mahu kembali ke pangkal jalan?- Bertaubat, solat taubat, doakan saya supaya saya berubah,
• Kadang-kadang kita yang tak mahu menerima bantuan Allah.
• Dhoruratus syara’- perkara yang penting
• Cara Islam sudah banyak kelonggaran untuk menyelesaikan masalah.
• Cinta itu tidak semestinya diungkapkan dengan kata-kata, kerana kata-kata menuntut lebih banyak kata-kata.
• Itu semua tidak penting diperingkat awal- Tanya suka makan apa dan sebagainya.
• Kita harus mengekang nafsu kita, menahan nafsu kita dalam melayari ujian percintaan,
• Allah akan turunkan ujian dalam kehidupan kita berdasarkan situasi yang berlaku.
• Umat Islam bagaikan barisan tentera, kalau buat silap bagaikan merosakkan tentera yang lain.
• KITA YANG TAHU INI HARUS CUBA MENGAMALKAN.


Segala puji hanya bagi Allah, yang memiliki alam dan seluruhnya. Selawat dan salam pada junjungan Nabi Muhammad, pesuruh serta rasul yang membawa risalah hingga ke akhir zaman. Dalam menjalani hidup ini kita tidak dapat lari daripada menjalani semua perasaan, samada suka dan duka, saat sedih dan juga cemas. Begitulah ritmanya kehidupan, ibarat melodi yang menghasilkan alunan yang indah. Namun, tidak semua akan menghadapinya dengan penuh ikhlas. Cuba kita lihat ombak dan pantai, biarpun ombak tak pernah berhenti menghempas pantai, tetap saja desir itu yang menenangkan. Hidup ini juga ibarat ombak, adakala tenang dan menghiburkan, tidak kurang pula yang menghempas ganas dan membinasakan.

Hari-hari yang dilalui penuh dengan cerita yang tersendiri. Kita menemukan ramai orang. Setiap orang tentu saja memberi makna yang berbeza dalam hidup kita. Adakalanya kita meminta dipertemukan dengan orang yang membahagiakan kita, tidak kurang pula minta dijauhkan dengan orang yang menyakiti hati kita. Begitulah apa yang kita mahukan. Tetapi tahukan kita, terkadang yang menyakiti kita itulah yang memberi makna dalam kehidupan kita. Mereka mengajarkan kita erti perasaan. Iya, masakan kita akan pandai marah andai tidak pernah ada yang membuat kita marah. Begitu pula dengan erti senyum dan tawa. Tentu ada saja yang membuatkan kita ketawa bahagia.

:::::::Be positive always::::::::


Hamdan wa syukran lillah….. dihadiahi pelbagai nikmat yang tidak terhitung. Usia semakin merangkak pergi…Terasa telah lama menghirup udara di muka bumi ini. Sedangkan belum cukup amalan dan bekal untuk di bawa ke sana. Mari….kita sama-sama merenung bait-bait kata ini buat pedoman di hari depan.

“Berhati-hatilah terhadap cinta. Durinya adalah nafsu dan mawarnya adalah kesucian. Berapa banyak manusia yang telah mencium harumnya mawar, padahal mereka tidak menyedari diri mereka sebenarnya telah tertusuk duri cinta. Cinta sejati adalah cinta yang bisa menghulurkan tangan untuk memtik mawar tanpa tertusuk duri-durinya”

“Ketika diri merindui,aku selalu teringatkan Tuhan. Aku selalu bermohon padaNYA agar DIA menguatkan jiwaku, memberikan pertolongan padaku dan menunjukkanku jalan yang terang. Aku pasrah dan redha, ku serahkan jiwaku hanya kepadaNYA. Aku yakin terhadap takdir dan ketentuanNYA.”

“Marilah kita serahkan kepada takdir. Setiap pertemuan dan perpisahan sudah adat dalam kehidupan. Kita harus menerima takdir tersebut dengan perasaan redha dan ikhlas.”

“Apabila perasaan cinta mula bertunas, seharusnya saat itu juga dipagari dengan makrifatullah, dipancang dengan quwatusillahibillah, agar tunas itu mekar, tumbuh, kuat dan berakar nanti saja, pada waktu yang tepat dan padaorang yang tepat.”

“Ya ALLAH….dengarlah rintihan hati ini,

Tatkala kurasa diri disisihkan,

Engkau sentiasa ada untuk mendengarkanku,

Ya ALLAH, saat hati ini melemah,

Engkau kuatkan dengan tarbiyyahMU,

Apabila diri diejek dan dihina,

Hiburan sentiasa mendatang melalui kalamMU,

Begitu dapat meredakan perasaanku.

“Ya ALLAH, apabila hati riang menyanyi,

Sering kealpaan menerpa di atmaku,

Tatkala diuji,

Seing keluhan yang menyapa, terasa sempit di dada,

Terasa mahu melimpah air di mata,

Ya ALLAH, daku tahu,

Aku bukanlah pencinta yang setia,

Sering dihantui kesalahan,

Namun, aku adalah pengintai harapan,

Dari semua sisi untuk sampai kepadaMU,

Ya ALLAH,

Engkau jadikan daku kuat,

Setelah menempuh beban yang berat,

Engkau jadikan daku pandai,

Setelah diajari dalam waktu yang panjang,

Ya ALLAH,

Jadikanlah pengharapan dan pengabdianku,

Sebagai tanda pengabdianku padaMU.”=Nukilan Bintulyamin.

Melihat kepada setiap butir kata di atas…diri mencerna sendiri…..biarlah apa sahaja yang berlaku selepas ini….adalah BAIK dan SESUAI untukku dalam pengetahuanMU, ya ALLAH. Kita terkadang merasakan apa yang kita lakukan, kita inginkan dan kita mahukan adalah baik dan sesuai pada diri kita tapi di sebalik pengetahuan kita ada rahsia yang lebih agung yang hanya akan terzahir apabila dizinkan olehNYA.

Setiap aspek, tidak kiralah untuk diri, keluarga, agama, negara, bangsa dan seluruhnya memang menjadi rahsia ILAHI. Untuk itu….teguhlah menerima setiap ujian mendatang, biarpun pahit, biarpun perit namun telanlah. Kerana tanpa kita mahu terima, ia tetap juga menimpa kita, jadi alangkah lebih baik kita menerimanya dengan baik, dengan hati yang lebih tenang dan dengan memikirkan bahawa segala yang berlaku itu pasti ada hikmah yang tersembunyi.

“Duhai diri…….jangan sesekali dunia ini melalaikanmu. Tiada apa yang perlu disedihkan dan dirisaukan berbanding nasib di negeri abadi”

~~~~~~~Daku bermohon semoga yang baik dan sesuai itu selalu ku dapati~~~~~~

Jangan bersedih. Bukan sekadar ungkapan tetapi adalah jalan penyelasaian yang mahu dijadikan pedoman buat insane dalam kesedihan, resah dankekacauan dalam jiwanya. Hiduplah pada hari ini, hari dimana mataharinya menyinari kita dan siangnya menyepa kita. Apa yang perlu kita perbuat pada hari ini? Kita haruslah persembahkan kualiti sembahyang yang paling khusyuk, bacaan al-quran yang paling tartil dan penuh renungan , berzikircengan sepenuh hati, keseimbangan dalam semua hal, keindahan pada akhlak, keredhaan dan kerdhaan dalam semua yang Allah berikan, perhatian terhadap alam sekeliling, mengambil berat terhadap kesihatan jiwa raga, serta berbuat baik sesame manusia. Hari esok masih tidak berupa dan berwarna, belum nyata dan tidak dapat disentuh. Apabila ada yang mengkritik, mencaci dan menghina, apa yang mampu dilakukan ialah mengubur dalam-dalam kritikan, mengetepikan tingkah laku mereka dan cukup membalas perkataan mereka sebagaiman yang disuruh Allah dalam suran Al- Imran ayat 119. Berbuat baiklah kerana Allah semata-mata. Berbuat baiklah nescaya akan menyejukkan jiwa.


Waktu kosong adalah pencuri yang jahat. Oleh itu, bangkitlah sekarang. Kerjakan sembahyang, bacabuku, bertasbih, mengkaji, menulis, mengemaskan meja kerja, bilik tidur atau berbuatlah sesuatu yang mendatangkan manfaat kepada orang lain atau menghalau kekosongan. Bunuhlah setiap kekosongan itu dengan kesibukan.Bimbinglah diri dengan wahyu Allah. Orang cerdik akan mengubah kerugian menjadi keuntungan. Apabila ditimpa musibah, lihatlah dari aspek positif dan sudut paling terangnya. Mengadulah, merataplah, berdoa dan memohon kepadaNYA. Berzikirlah kepada Allah, sebutlah namaNYA, memohon bantuan-NYA, dan minta jalan keluar daripadaNYA. Jagalah dirimu agar waktu dan usia anda selamat darikesia-siaan, lidah terhindardari mengumpat, hati bersih dari kerisauan, telinga jauh dari ucapan kotor dan jiwa bebas dari buruk sangka.


Kelembutan tutur kata, senyuman ikhlas di bibir dan sapaan-sapaan hangat terpuji ketika bersuamerupakan hiasan yang selalu dikenakan oleh orang-orang mulia. Orang yang selalu mengingati Allah sentiasa bahagia dan tenteram hidupnya. Padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal dengan sejuknya kebaikan yang ada padanya. Sembahnyang mampu meniupkan keikhlasan dan kejernihan iman dalam relung hati sehingga hati selalu redha dengan apa sahaja yang sudah ditentukan oleh ALLAH”Hasbunallah wani’mal wakil”.

~petikan Jangan Bersedih, Don’t be sad~


::::::::::::::::::::::::Selalu saja hati bertanya "benarkah apa yang ku pilih ini":::::::::::::::::::::::::::::
Payah. Susah. Rumit. Celarunya sebuah hidup. Iya, biarpun sedemikian segalanya harus kita tempuhi.Tiada siapa yang mahu hadir dalam kehidupan seseorang untuk dibenci, dimusuhi malah untuk didendami. Tapi bila kejadian ini terjadi, harus terima segalanya dengan redha dan ikhlas. Baru sahaja menamatkan kegusaran yang berlaku sebulan dua ini. Selamat tinggal kuantan, mungkin di sini bukan tempatnya, tidak betah untuk meneruskan kembara di sini. Ada tempat lain yang lebih cocok dan sesuai. Ya Allah...kuatkan kaki ini melangkah, biar kemanapun, biar dimanapun...

::::Biarkan segalanya menjadi kenangan dan tersimpan kemas dalam peti besi ingatan........terus bersemangat.......terima kasih ibu dan keluargaku, kalian adalah belahan jiwaku::::::

Pertamanya…..dan selamanya kesyukuran dipanjatkan kepada Allah Tuhan semesta alam. Yang telah menyusun segala-galanya dengan teratur dan penuh dengan kesempurnaan tetapi tangan-tangan manusialah yang menghancurkannya dan juga sering mengambil jalan bermusuh-musuhan di atas muka bumi ini. Ya ALLAH, ya Rahman Tuhan yang Maha Pemurah, Engkau mengetahui apa yang tersingkap dan apa yang tersirat. Engkau lebih mengetahui apa yang tersembunyi di setiap sudut dan sanubari hamba-hambaMU. Wahai Tuhan yang memberikan daya dan kuasa kepada hamba-hamba yang lemah sehingga hamba-hambaMU terkadang begitu angkuh dengan daya yang ada pada mereka hingga terlupa akan kekuasaan yang lebih agung. Ya Rahim, Tuhan yang memberikan rezeki yang melimpah-limpah sehingga ada hamba-hambaMU yang tidak pandai bersyukur bahkan tidak pernah puas dengan apa yang telah dimiliki sedangkan tiada suatupun milik mereka. Semuanya adalah milikMU semuanya. Ya Tuhan, yang memperjalankan aturan seluruh cakerawala dengan penuh kebijaksanaan dan di situlah akan ditemui kehebatan dan keagunganMU pada setiap penciptaan yang ada.

Hamba merintih ya ALLAH, pada setiap kekurangan hamba. Pada setiap kekhilafan yang telah hamba lakukan dalam sedar mahupun tidak. Hamba sentiasa ingin kembali padaMU ya ALLAH. Setelah hamba renungkan betapa jauhnya hamba ini……dekatkan hamba padaMU, pada jalanMU, pada mereka-mereka yang mencintaiMU. Jauhkan hamba daripada mereka-mereka yang jauh denganMU, yang sentiasa mencuba untuk menyesatkan hamba-hambaMU. Ya Karim, Tuhan yang Maha Agung, dengarkanlah rintihan hamba ini. Biar sekuat manapun cubaan yang Engkau berikan kentalkan jiwa hamba, kembalikan hamba dalam redhaMU.

Dan hamba pohon ya ALLAH lapangkan hati hamba dalam menghadapi segala cubaan di dunia ini. Kuatkan kaki hamba dalam melangkah. Jauhkan hati hamba daripada sikap berkeluh kesah. Hamba pohon agar tidak dibiarkan sesaat dalam hamba menentukan jalan hidup ini…….

~Catatan seorang hamba di perjalanan hidupnya~



Sedikit renungan buat tatapan relung hati yang sentiasa mencari hakikat dan makrifat;

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukuplah cintai ia dalam diam, kerana diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya. Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merosak kesucian dan penjagaan hatinya.

Kerana diammu memuliakan kesucian diri ...dan hatimu, menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merosak izzah dan iffahmu.

Kerana diammu bukti kesetiaanmu padanya, kerana mungkin saja orang yang kamu cintai adalah juga orang yang telah ALLAH SWT pilihkan untukmu.

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali? Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan, tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah.

Kerana dalam diammu tersimpan kekuatan – kekuatan harapan – hingga mungkin saja ALLAH SWT akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata. Bukankah ALLAH SWT tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya?

Dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam.

Jika dia memang bukan milikmu, moga ALLAH SWT, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.

Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kamu dengan Sang Pemilik Hatimu.

:::Cinta tak perlu punyai sebab, tetapi sebab cintalah cinta itu hadir::::


Pasrahkan hati sedalam kalbu dalam setiap sujudmu.......jika memang ini suratannya.

Top of Form

  • Bottom of Form

I am looking for a teacher

(Marilyn Pattison)

I am looking for a teacher

Who is beautiful inside

Honest with their student

Giving them a sense of pride

I am looking for a teacher

With a healthy self esteem

Who clearly, states the rules

And doesn’t have to scream

I am looking for a teacher

Who creatively prepares

But whose first priority

Is to convey that she cares

I am looking for a teacher

Who is interested, not aloof

Who treats her student with respect

Even when they goof

I am looking for a teacher

Who knows how to laugh and smile

Who enjoys what she’s doing

And goes the extra mile

I am looking for a teacher

Who believes all students can learn

Who praises their efforts and talents

They give teir best return

I am looking for a teacher

Who will fill a child with desire

To love to learn more everyday

With curiosity that wont tire

I am looking for a teacher

Who encourages children to have a dream

To work at solving problems

Building their self esteem

There are some teachers out there

The kind I’m looking for

For their students future success

They have opened up the door.


~Amanah menjadi pendidik terlalu besar dan berat, bahkan inilah yang dinamakan arkitek bangsa. Ibu bapa merupakan pendidik yang tidak boleh dipandang enteng kerana didikan dari rumahlah yang akan membawa ke tempat lain. Ucapan penghargaan pada semua yang bergelar ibu bapa, didiklah amanahmu sebaiknya. Begitu juga pada yang bergelar guru-guru, lihatlah mata-mata yang bening di hadapanmu, sinar cahaya terpancar dari raut wajah mereka. Senakal manapun mereka, se"tidak pandai" manapun mereka tetap jua punya harga dan nilai tersendiri. Jangan pernah mencemuh mereka kerana perkara itu hanya membuatkan dendam mereka pada yang bernama guru merebak, lantas menyebabkan semua yang bergelar guru menjadi tidak enak pada pandangan mereka. Terima kasih guru-guruku, jasa dan pengorbananmu tidak dapat dibayar untuk selamanya. Di kaulah insan-insan yang membuka pintu buat kejayaanku hari ini.~